RZAPUBLIK. COM – Bupati kabupaten bengkulu utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung keakuratan data pembangunan daerah. Hal ini ditunjukkan nya saat menerima kunjungan petugas lapangan Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu Utara diruang kerjanya. pada hari kamis tanggal 6 Agustus 2026.

Langkah cepat dan keterbukaan bupati kabupaten bengkulu utara dalam menerima pendataan petugas sensus BPS ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyambut hangat kedatangan para petugas sensus di wilayah masing-masing.
Dalam pelaksanaan pendataan tersebut, petugas lapangan yang dipimpin langsung kepala BPS kabupaten bengkulu utara., Ir. Rialdo Eka Putra, S.E, M.SI. Bupati Arie sebagai responden Sensus ekonomi tahun 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus ekonomi di wilayah kabupaten bengkulu utara.
Bupati Arie menjadi responden Sensus ekonomi 2026, sebagai bentuk dukungan dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sesuai UU sebagai warga negara yg baik sesuai dengan UU statistik No 16 tahun 1997, PP 51 tahun 1999, perpres 86 tahun 2007.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Arie Septia Adinata., S. E. M. Ap,
mengajak seluruh masyarakat kabupaten bengkulu utara, untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus serta memberikan data yang benar dan lengkap.
“Saya mengajak seluruh masyarakat kabupaten bengkulu utara untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Terimalah petugas sensus yang datang dan berikan data yang benar serta lengkap, karena data yang akurat akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih baik bagi daerah dan masyarakat,” ujar Arie.
Bupati Arie juga menghimbau agar seluruh warga bengkulu utara untuk menyambut serta mendukung sensus ekonomi 2026 agar tercapai data data dasar ekonomi nasional serta ekonomi daerah.
“Jangan takut untuk memberikan data yang benar dan akurat, kerahasiaan data dijamin UU No 16 tahun 1997 jadi tidak perlu khawatir untuk memberikan keterangan, serta sensus ekonomi ini tidak ada hubungannya dengan pajak”. Tegas bupati Arie.
Dari informasi yang dapat media ini himpun. bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting untuk menghasilkan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah mau pun tingkat nasional.
Yang didata bukan hanya unit usaha, tetapi juga rumah tangga. Dari pimpinan tertinggi hingga masyarakat umum, seluruh pelaku ekonomi di kabupaten bengkulu utara dan Indonesia akan menjadi bagian dari pendataan ini.
Mulai dari usaha rumah tangga, usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar akan menjadi sasaran pendataan. Termasuk masyarakat yang berusaha dari rumah, pedagang keliling, hingga pelaku usaha digital yang menghasilkan pendapatan.
*REDAKSI RZAPUBLIK*
HENDRA GUNAWAN
ROBI












