banner 728x250

Bupati Arie Melakukan Ziarah Ke Makam Leluhur Muning Hilang Dilaman Di Desa Aur Gading

Oplus_131072

RZAPUBLIK.COM – Bupati Arie bersama keluarga besarnya Selamat Group serta rombongan dengan masyarakat Desa Aur Gading melakukan ziarah ke makam Muning hilang Dilaman, Muning melenggang alam dan Muning segetar alam Didesa Aur Gading kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Minggu (13/04/2025).

Oplus_131072
Oplus_131072
Oplus_131072

Bupati Arie yang didampingi orang tuanya Bapak Yanto SG, Wak Bupati Arie, Ros Efendi SG dan Zulman SG Bersama Rombongan disambut Langsung oleh Kepala Desa Aur Gading dan masyarakat Desa Aur Gading, ketua Forum Kepala Desa kecamatan kerkap didampingi para kepala desa, dan camat kecamatan kerkap.

Oplus_131072
Oplus_131072
Oplus_131072

Setibanya di makam, Bupati Arie dan rombongan terbatas berdoa di samping makam Muning melenggang alam, Leluhur Yang tinggal di desa Aur Gading dan dimakamkan didesa tersebut, beberapa abad yang silam.

Dalam Momen ziarah kemakam tuo Didesa Aur Gading, Bupati Arie menyampaikan rasa bahagianya dapat berkunjung dan berkumpul bersama keluarga besarnya yang ada didesa Aur Gading dan sekitarnya sekaligus melakukan ziarah kemakam Leluhur.

Oplus_131072
Oplus_131072
Oplus_131072

“Hari ini saya sangat bersyukur karena bisa balik Kedesa Aur Gading bisa berkumpul dengan sanak keluarga, dan hari ini kita mengadakan jamuan dan makan bersama sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan kepada kita semua,”. Ungkap Bupati Arie.

Oplus_131072

Lanjut Bupati Arie, semoga apapun hajat kita hari ini mendapat Ridho Allah SWT dan mendapatkan berkah. Momen kebersamaan ini merupakan kebahagiaan bagi saya
Kita harus bersyukur karena diberikan persaudaraan yang kuat, persatuan yang kuat, ukhuwah islamiyah kita yang kuat. Tutup Bupati Arie.

Oplus_131072

Disisi Lain dari sudut pandang Dalam konteks Islam. Ziarah ke makam para wali Atau para leluhur ini telah menjadi bagian integral dari tradisi keagamaan di berbagai belahan dunia Muslim, termasuk Indonesia.

Penting untuk dipahami bahwa ziarah kemakam Leluhur atau kental disebut Kubur leluhur, oleh sebagian masyarakat Indonesia, bukanlah bentuk penyembahan terhadap makam atau individu yang telah meninggal.

Sebaliknya, ini adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengambil inspirasi dari kehidupan orang-orang saleh dan orang orang tua terdahulu yang telah mendidik kita, sehingga kita mengerti akan baik dan buruk satu berbuatan dan mengenal kan kepada kita, tentang ilmu agama Islam.

*Redaksi Rzapublik

Editor: Hendra Gunawan

Nurul Afni

 

 

 

 

 

Penulis: Nurul Afni Editor: Hendra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *