RZAPUBLIK.COM – Wujud kepedulian dan solidaritas terhadap bencana alam, gempa bumi di kota bengkulu. Bupati Arie Septia Adinata, S.M.Ap dengan jajaran Prokopinda serta seluruh ASN kabupaten bengkulu utara Mengelar penggalangan dana, peduli korban gempa kota bengkulu, Provinsi Bengkulu. Senin (26/05/2029).


Apel gabungan Bupati Arie dan wakil Bupati, H. Sumarno bersama jajaran ASN lingkup kabupaten Bengkulu Utara dirangkai dengan kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban gempa di kota bengkulu.
Dari hasil penggalangan dana yang dikumpulkan atas dasar keikhlasan tersebut nanti nya akan dikirim melalui instansi instansi peduli bagi korban gempa di kota bengkulu.


Bupati Arie Menyampaikan kepada semua yang hadir, berdasarkan kesepakatan bersama Gubernur dengan sembilan kabupaten satu kota, untuk bersama menyisihkan sebagian rezeki kita (ASN) dengan iklas membantu korban gempa di bengkulu. Jelas Bupati Arie.


“Saya yakin sekecil apapun yang kita berikan mendapat manfaat dan keberkahan bengkulu utara terhindar dari marabahaya di tahun tahun akan datang,” Ungkap Bupati Arie
Bupati Arie juga menjelaskan terkait kelangkaan BBM khusus nya di bengkulu utara, sebenarnya kita bukannya tidak ada BBM cuma terhambat dikarenakan situasi kedangkalan pelabuhan di pulau bai.
“Memang situasi kedangkalan pelabuhan Pulau Baai ini berdampak kesemua sektor, baik mobilisasi, barang dan jasa, untuk hal ini kita mengambil barang dari Linggau Lampung dan Palembang itupun lewat darat, terhambat nya BBM dalam situasi seperti ini adalah wajar, terkecuali terhambat Sampai 4 hari itu tidak wajar,” kata Bupati.
Ditambah kan Bupati, ketika masyarakat mengambil minyak, terjadi antrian panjang, agar tidak terjadi hal ini dikabupaten bengkulu utara, pihak sekda dan satpol PP segera bertindak turun kan pasukan untuk mengatasi, agar antrian tidak terlalu panjang, situasi seperti ini harus kita beri tahukan kepada masyarakat. Tegas Bupati Arie.
Dilanjutkan Bupati Arie, terkait pengiriman sembako yang menggunakan kapal ke pulau Enggano, untuk mengatasi dampak krisis bahan pangan di Pulau Enggano beberapa waktu yang lalu, menurut kabar saat ini kapal tersebut putus komunikasi dan sampai saat keberadaan kapal tersebut tidak diketahui.
“Untuk selanjutnya pihak sekda akan komunikasi dengan pihak Kapolres, terkait kapal hilang, hilang kontak, sampai saat ini kita tidak tau kronologis nyo, apakah itu benar hilang atau seperti apa,”terang bupati.
Diakhir Bupati Arie berharap sumbangan sukarela ini, sekecil apapun itu semoga mendapat kan berkah dari Allah, semoga kedepannya kita semua mendapat keberkahan dan rezeki yang lebih dimasa akan datang. Tutup Bupati.
“Redaksi Rzapublik”
Hendra Gunawan
Nurul Afni














