RZAPUBLIK.COM – Ketua DPRD Parmin,S.I.P, bersama bupati Arie, Meninjau lansung pasar tradisional modern kota argamakmur, kabupaten bengkulu utara, untuk mengecek lokasi dan melihat kondisi pasar terkait penataan tempat para pedagang. pada hari rabu tanggal 04 Juni 2025.

Dalam kunjungan tersebut, selain ketua DPRD kabupaten bengkulu utara, juga terlihat hadir, Kapolres bengkulu utara, dandim 0423, serta jajaran Forkopimda kabupaten bengkulu utara, dan rombongan lainnya.
Ketua DPRD Parmin,S.I.P, saat diwawancarai awak media ini, menjelaskan, kunjungan tersebut selain untuk memastikan lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya kurban, sekaligus melakukan pengecekan lokasi pasar, dan melihat secara langsung penataan tempat para pedagang. Papar Parmin.
Kunjungan ini untuk memastikan pasar dalam keadaan aman, ditata dengan rapi dan melihat bagaimana penataan tempat para pedagang, apakah sudah disesuaikan tempatnya, tujuan nya agar dalam konteks jual beli para pedagang sama sama dapat tempat pembeli sama rame nya.
“Kami harus pastikan di satu tempat bentuk barang dagangannya itu sama, supaya para pembeli tau dimana tempat – tempat barang yang mau dibeli, dan pedagang pun tidak ada yang terlalu laku dan tidak ada yang tidak laku, kita harap semua jualan nya sama sama laku,” Ungkap Parmin.
Ketua DPRD Parmin, menghimbau untuk seluruh pedagang di pasar Purwodadi, supaya bersabar, karena untuk saat ini memang kita belum bisa memenuhi satu persatu tempat rill lokasi khusus bagi pedagang yang diluar, tapi yakin la semua akan stabil dan pasti mendapatkan tempat berjualan. Tegas Parmin.
Parmin menyampaikan, pihak nya bersama Prokopinda dan dinas terkait, saat ini sedang berupaya memetakan terkait para pedagang yang belum mendapatkan tempat berjualan. Imbuh Parmin.
Lanjut Parmin, Salah satu upaya yang akan di lakukan DPRD bengkulu Utara bersama pemerintah Daerah bengkulu utara, akan berkolaborasi untuk melakukan pengecekan tempat dan pengecekan daftar Para pedagang, supaya tidak ada oknum yang bisa memiliki lebih dari satu tempat berjualan. Papar Parmin
“Nanti kita akan kuat kan dengan membuat surat perjanjian, kita bikin tidak boleh di ali fungsikan atau dikontrakkan, karena hal itu dianggap nanti nya sebagai pemicu tidak ada keadilan,” Kata Parmin
Parmin mengatakan, untuk parkiran sendiri, sementara ini belum bisa kita kelola masih dalam penataan dan tidak ada pemungutan sebelum penyerahan pasar. Lanjut Parmin
Untuk para pedagang saya himbau agar bersabar, yakin la nanti akan berjalan seperti yang kita harapkan dan insyaallah berhasil semuanya. Tutup Parmin. ADV
*Redaksi Rzapublik*
Hendra Gunawan
Nurul Afni














