RZAPUBLIK.COM -Seorang warga masyarakat desa taba baru kecamatan lais kabupaten bengkulu utara provinsi bengkulu. Bapak Pazius ILmi sudah satu tahun terbaring menderita Ginjal Bocor tanpa perawatan intensif. Kini sangat membutuhkan pertolongan dari para dermawan. Karena Keluarga nya tidak punya biaya pengobatan dan tidak punya biaya untuk merawat jika di rujuk kerumah sakit.

Satu satu Nya harapan yaitu menunggu keajaiban dan Rahmat dari Allah SWT, melalui tangan tangan Mulya para dermawan dan hamba hamba Allah yang punya lebih rezeki iklas ingin membantu keluarga Bapak Pazius yang kini terbaring lemah.
Rasa sakit dan perih yang setiap saat dirasakan Bapak Pazius karena penyakit yang diderita nya tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, tapi rasa itu bagi Bapak Pazius tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan rasa perih yang di rasakan hati dan jantung nya, Bapak Pazius saat ini tidak sanggup melihat penderitaan anak dan istrinya.
“Menjerit tampa suara. Menangis tanpa air mata. itu la keadaan Bapak Pazius dan keluarga nya saat ini”
Bapak Pazius ILmi adalah Warga masyarakat desa Taba Baru kecamatan lais kabupaten Bengkulu Utara Propinsi Bengkulu merupakan seorang suami dari ibuk Emi dan memiliki dua anak, perempuan dan laki-laki. Anak perempuannya. Syahnaz kelas lima SD, seorang lagi laki laki. Dirhan tuna wicara sekolah di SDLB.
Itulah riwayat singkat dari bapak Pazius, kami dari media online RZAPUBLIK.COM, mencari dan berharap ada hamba hamba Allah yang mau menyisihkan sedikit rezeki nya untuk membantu keluarga Bapak Pazius mendaptkan biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga beliau dalam merawat Bapak Pazius.
Bagi para dermawan yang ingin menyalurkan bantuannya untuk sekarang lansung hubungi (No HP ini WA +62 812-7954-1644. Kepala desa Taba baru), untuk no rekening keluarga bapak Pazius untuk saat ini belum ada, sekarang sedang di urus)
Selanjutnya melalui tulisan ini kami mewakili keluarga Bapak Pazius mengucapkan ribuan terima kasih atas uluran tangan para dermawan, semoga Allah SWT membalas kebaikan para dermawan.
*REDAKSI RZAPUBLIK*
HENDRA GUNAWAN
ROBI KURNIADI














