RZAPUBLIK.COM – Berdasarkan hasil pengecekan Tim Tripika Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Polsek Napal Putih, Koramil, PDTI, PLD dan BPD Desa Lebong Tandai, pada hari Senin 24/02/2025, ternyata pengunaan DD Desa Lebong Tandai sudah sesuai RAB, dugaan pembangunan yang fiktif tersebut, Mulyani Muhardi diduga mengada Ngada.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kebenaran dari laporan salah seorang oknum masyarakat yang bernama Mulyani Muhardi yang mendalilkan bahwasanya Pembangunan Fisik yang menggunakan Dana Desa Lebong Tandai tahun anggaran 2023 adalah fiktif.
Laporan Mulyani Muhardi tersebut beda dari fakta yang ada di lapangan, dari hasil pengecekan Tim Tripika Kecamatan Napal Putih bersama unsur terkait lainnya bahwa penggunaan anggaran DD Desa Lebong tandai Sudah sesuai dengan Rab. Hal ini disampaikan kades desa Lebong tandai kepada media online Setamang.Com.Senin (24/02/2023).

Kades Lebong Tandai Supriadi, menyampaikan kepada beberapa awak media online Bengkulu Utara, bawah pembangunan yang menggunakan anggaran Dana Desa untuk tahun anggaran 2023 yang dikatakan fiktif, sehingga sampai pada pelaporan kepihak Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara tersebut tidak benar. Jelas Supriadi.
“Tadi kami sudah melakukan pengecekan langsung kelapangan, bersama dengan pihak Kecamatan, pihak polsek Napal Putih, Pihak Koramil, PDTI, PLD dan BPD Desa Lebong Tandai, namun ternyata hal yang dilaporkan oleh Mulyani Muhardi ke pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara itu tidak benar dan sangat mengada-ngada,” Ujarnya
Lanjut Supriadi, Kami sudah melakukan pengecekan seluruh bangunan yang dikerjakan dan bangunan nya ada, pelaksanaan program pembagunan desa yang menggunakan anggaran DD tahun 2023 desa Lebong Tandai sudah sesuai dengan RAB, Jadi bisa disaksikan secara langsung kebenaran dan tidak seperti yang dilaporkan oleh oknum masyarakat tersebut. Ujar Supriadi
Supriadi menambahkan. saya sangat mengapresiasi kepada warga masyarakat yang aktif melakukan pengawasan terhadap kinerja kami selaku Pemerintah Desa. Hanya saja baiknya apabila ingin melakukan protes, lakukanlah secara positif dan objektif, jangan dipenuhi dengan unsur ketidaksenangan ataupun kebencian,” pungkasnya. (***)
*Redaksi Rzapublik*
Hendra Gunawan














