RZAPUBLIK. COM – Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkulu Utara dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke – 67 Kabupaten Bengkulu Utara yang digelar diruang rapat paripurna DPRD Bengkulu Utara, pada hari sabtu tanggal 04 Juli 2026 menjadi momen bersejarah kesuksesan ASA dalam pembangunan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.
Pencapaian Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara yang berfokus pada empat pilar utama pembangunan sepanjang 2025–2026 tersebut disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara dihadapan DPRD Bengkulu Utara, dihadapan Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekda Propinsi.
Dalam Paparan tersebut hadir juga Para Sesepuh masyarakat Bengkulu Utara, hadir para pejabat tinggi bengkulu Utara, hadir para pejabat tinggi dari berbagai daerah, dihadapan para awak media serta tamu undangan yang hadir dalam sidang paripurna DPRD Bengkulu Utara dalam memperingati hari HUT ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara.
Pembangunan tersebut berjalan dengan rincian pencapaian, antara lainnya sebagai berikut:
1. Capaian utamanya: meliputi revitalisasi 22 Puskesmas Rawat Inap berstandar prototipe untuk sektor kesehatan, penguatan ketahanan pangan melalui pembagian bibit sayuran gratis kepada kelompok wanita tani, percepatan infrastruktur Sekolah Rakyat, serta peningkatan sektor pertanian.
Pembangunan di Sektor Kesehatan: Pemerintah daerah memperluas akses layanan medis hingga ke pelosok dengan merevitalisasi fasilitas kesehatan, termasuk membangun sejumlah puskesmas pembantu guna memastikan layanan dasar merata.
Pendidikan: Pemkab Bengkulu Utara merealisasikan lahan fasilitas pendidikan terpadu “Sekolah Rakyat” yang dilengkapi infrastruktur pendukung seperti jaringan air bersih dari Perumda Tirta Ratu Samban dan aliran listrik.
Ketahanan Pangan dan Ekonomi: Dinas Ketahanan Pangan menggulirkan program pembagian bibit sayur gratis, khususnya kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Padang Jaya, untuk mendorong kemandirian dan pemanfaatan pekarangan rumah.
Infrastruktur & Tata Kelola: Pemerintah terus menggenjot proyek strategis daerah yang dievaluasi secara berkala, meskipun pada pertengahan 2026 sempat terjadi deviasi penyerapan anggaran yang memicu percepatan realisasi program prioritas.
Dalam kuliah umum di Universitas Ratu Samban, pada Selasa 23 Tahun 2025, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata juga memaparkan capaian sejumlah data dan indikator kinerja pembangunan Bengkulu Utara Antara lain:
* Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2024 tercatat sebesar 4,43%, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 4,18%.
* Pendapatan per kapita juga meningkat, dari Rp 40,73 juta pada tahun 2023 menjadi Rp 41,21 juta pada 2024.
* Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 72,27 menjadi 73,10.
* Tingkat kemiskinan menurun dari 11,29% (2023) menjadi 10,96% di tahun 2024.
* Tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan dari 3,89% menjadi 3,30%.
* Dalam hal tata kelola pemerintahan, nilai sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) naik dari 60,56 menjadi 64,34, predikat “B”.
Selain itu pemerintah daerah tengah menyiapkan Lokasi pembangunan sekolah rakyat direncanakan berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kecamatan Ketahun. Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 97 ribu meter persegi atau 9,7 hektare
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, Dodi Hardinata, mengatakan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kecamatan Ketahun. Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 97 ribu meter persegi atau 9,7 hektare.
Dikatakan Dodi. Lokasi tersebut telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Kepastian tata ruang itu diperkuat melalui persetujuan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkulu Utara tertanggal 3 Desember 2025. Ia menegaskan lahan yang akan digunakan merupakan aset pemerintah daerah dan tidak dalam sengketa.
Demikian Paparan dari sebagian jumlah lainnya, pembangunan daerah kabupaten Bengkulu Utara Periode 2025-2026, Baru satu tahun jabatan Arie – sumarno.
Terwujudnya program pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah, dunia usaha maupun masyarakat kabupaten Bengkulu Utara.
*REDAKSI RZAPUBLIK*
HENDRA GUNAWAN
ROBI














